Resmi Pimpin STIA Pembangunan untuk Periode 2026-2030, Dr. Asmuni Siap Tingkatkan Akreditasi, Perluas Jaringan, hingga Penambahan Prodi Baru

Resmi Pimpin STIA Pembangunan untuk Periode 2026-2030, Dr. Asmuni Siap Tingkatkan Akreditasi, Perluas Jaringan, hingga Penambahan Prodi Baru

Sabtu, 30 Mei 2026, 19:07:39 WIB - 29 Hit

Stiapembangunanjember.ac.id – Tongkat estafet kepemimpinan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Jember telah resmi berganti. 
Dalam prosesi Serah Terima Jabatan yang berlangsung khidmat, Dr. Asmuni, S.Sos., M.AP. resmi dilantik sebagai Ketua STIA Pembangunan untuk periode 2026-2030. 
Dalam pidato perdananya, ia memaparkan visi, tantangan, serta langkah strategis untuk membawa kampus ini semakin berdaya saing di masa depan.
Mengawali sambutannya, Dr. Asmuni memberikan penghormatan atas dedikasi pejabat sebelumnya, Dr. Hj. Nungky Viana Feranita, S.T., M.M., yang menjabat pada periode 2022-2026. 
Ia menyadari bahwa warisan kinerja yang ditinggalkan sangatlah berharga. Namun, ia juga memaknai amanah baru ini dengan penuh kerendahan hati.
Sebagaimana nilai dan warisan kepemimpinan dari Ibu Dr. Nungky, Menurut Dr. Asmuni jabatan Ketua pada dasarnya bukanlah sebuah hal yang sakral. 
”Ini hanyalah persoalan waktu dan giliran saja dalam mengemban amanah institusi," ujar Dr. Asmuni merendah, menyoroti bahwa rotasi kepemimpinan adalah siklus pengabdian yang alamiah.
Meski demikian, ia mengingatkan seluruh sivitas akademika bahwa tugas berat telah menanti di depan mata. Salah satu tantangan terdekat yang menjadi sorotan utamanya adalah kesiapan institusi dalam menghadapi asesmen dari Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK).
"Tantangan akreditasi LAMSPAK sudah ada di depan mata untuk kedua program studi kita. Ini membutuhkan sinergi, fokus, dan kerja keras ekstra dari seluruh elemen kampus agar kita bisa meraih hasil yang maksimal," tegasnya di hadapan para dosen dan tenaga kependidikan.
Untuk menopang seluruh program strategis kampus, Dr. Asmuni menggarisbawahi pentingnya transformasi tata kelola institusi, khususnya dalam hal perluasan kolaborasi dan kemandirian finansial. 


Ia menargetkan STIA Pembangunan untuk lebih agresif membangun jejaring (networking). Jejaring yang luas ini, menurutnya, akan bermuara pada strategi fundraising (penggalangan dana) yang kuat untuk mendukung stabilitas keuangan kampus ke depannya.
Langkah strategis lainnya yang diusung oleh kepemimpinan baru ini adalah optimalisasi Sumber Daya Manusia (SDM). Dr. Asmuni berencana untuk tidak hanya mengurung potensi dosen di dalam kelas, melainkan mendistribusikan SDM kampus agar kiprahnya dapat dimanfaatkan sebagai mitra oleh berbagai instansi eksternal maupun pemerintah daerah.
"Kita harus mendistribusikan keahlian SDM kita untuk digunakan sebagai mitra di luar sana. Tentu saja, ini dilakukan beriringan dengan penguatan jalur akademik tridarma yang selama ini sudah berjalan baik, yang mana wajib terus kita pertahankan dan tingkatkan," paparnya menjelaskan arah kebijakan.
Menutup sambutannya, Dr. Asmuni menetapkan target jangka panjang yang cukup prestisius selama empat tahun masa kepemimpinannya. 
Tidak tanggung-tanggung, ia membidik peningkatan status akreditasi secara menyeluruh, baik di tingkat Perguruan Tinggi (PT) maupun Program Studi (Prodi).
"Pengembangan kampus adalah keniscayaan yang harus kita wujudkan," pungkasnya dengan penuh optimisme.
Ke depan, target STIA Pembangunan menurut Dr. Asmuni bukan hanya sekadar peningkatan akreditasi institusi dan prodi yang sudah ada, tetapi juga pengembangan wujud fisik dan akademik kampus, salah satunya melalui penambahan program studi baru guna menjawab tantangan zaman.(*)