Stiapembangunanjember.ac.id – Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Jember kembali menorehkan prestasi dalam mewujudkan visi sebagai "Kampus Berdampak" di kancah global.
Delegasi mahasiswa STIA Pembangunan secara resmi diterima oleh Dinas Pendidikan Pattani, Thailand, guna melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional, Rabu (15/7/2026).
Acara penyambutan atau Welcome Ceremony tersebut berlangsung meriah, hangat, dan penuh semangat persahabatan antarnegara.
Dalam program bergengsi tahun ini, STIA Pembangunan Jember secara khusus mendelegasikan 4 orang mahasiswa pilihan. Untuk memaksimalkan dampak pengabdian dan memperluas jangkauan interaksi sosial, keempat mahasiswa tersebut tidak ditempatkan di satu titik yang sama, melainkan disebar dan ditempatkan di 4 lokasi pengabdian yang berbeda di wilayah Pattani.
Delegasi dari STIA Pembangunan tidak sendirian dalam menjalankan misi diplomasi akademik ini. Berdasarkan data di lapangan, acara penerimaan tersebut diikuti oleh total 85 mahasiswa yang merupakan representasi dari 11 kampus berbeda di seluruh Indonesia. Terlihat para delegasi kampus dengan bangga membentangkan spanduk institusi masing-masing, menandai dimulainya sinergi pendidikan lintas negara.
Keberangkatan dan prosesi penerimaan ini dikawal langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Internasional STIA Pembangunan, Dr. Nur Aini Mayasiana, S.AP., M.Si. Ditemui usai acara penyambutan, beliau menyampaikan pesan dan harapan yang kuat bagi para anak didiknya.
"Keempat mahasiswa kami yang ditempatkan di empat titik berbeda ini mengemban amanah yang besar. Ini bukan sekadar memindahkan lokasi pengabdian ke luar negeri, tetapi tentang bagaimana mereka mampu beradaptasi secara cepat, memecahkan masalah lintas budaya, dan membawa nama baik STIA Pembangunan Jember di tingkat ASEAN," tegas Dr. Nur Aini memberikan arahan.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa bergabungnya mahasiswa STIA Pembangunan bersama 85 mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia merupakan peluang emas untuk memperluas jejaring (networking).
"Kolaborasi dari 11 kampus Indonesia di Thailand ini harus dimanfaatkan untuk saling bertukar pikiran dan inovasi. Kami berharap, ketika mereka kembali ke tanah air nanti, mereka tidak hanya membawa pengalaman, tetapi juga mindset global yang siap diaplikasikan untuk kemajuan daerah kita," pungkasnya.
Melalui program KKN Internasional ini mahasiswa diharapkan dapat mengimplementasikan ilmu administrasinya secara langsung untuk membantu tata kelola, pendidikan, maupun pemberdayaan masyarakat lokal di kawasan Thailand Selatan.(*)