Stiapembangunanjember.ac.id – Bupati Ngada, Raymundus Bena, secara resmi menerima kedatangan rombongan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) pada hari ini, Senin (6/7/2026) di Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Ngada.
Penerimaan ini menandai dimulainya masa pengabdian kolaboratif para mahasiswa di kawasan timur Indonesia, yang pada tahun ini dipusatkan di Desa Mengeruda, Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dalam sambutannya, Bupati Ngada periode 2025–2030 tersebut menyambut hangat kehadiran para akademisi muda dari Jawa Timur. Ia berharap program KKN ini dapat memberikan sentuhan inovasi bagi pembangunan desa setempat.
"Kami jajaran Pemerintah Kabupaten Ngada mengucapkan selamat datang kepada adik-adik mahasiswa. Kehadiran kalian di Desa Mengeruda adalah sebuah angin segar. Kami berharap kolaborasi pemikiran, ilmu, dan tenaga dari kampus ini bisa disinergikan dengan kearifan lokal untuk mendorong kemajuan serta kesejahteraan masyarakat kami," ujar Raymundus Bena di hadapan para mahasiswa.
Program KKN 3T ini merupakan wujud nyata kolaborasi lintas kampus yang menerjunkan total 11 delegasi mahasiswa. Rombongan tersebut terdiri dari 3 mahasiswa utusan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Jember dan 8 mahasiswa dari Universitas Jember (UNEJ).
Seluruh proses penerjunan dan pelaksanaan program ini didampingi langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dari STIA Pembangunan, Sampir Andrean Sukoco, S.I.Kom., M.Si. Ia menjelaskan bahwa program yang dibawa oleh mahasiswa telah disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi desa.
"Pengiriman mahasiswa ke daerah 3T ini adalah bentuk komitmen STIA Pembangunan dan UNEJ dalam mengimplementasikan pengabdian kepada masyarakat. Kami telah merancang delapan program kerja yang spesifik dan terukur, agar kehadiran mahasiswa benar-benar memberikan solusi nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Mengeruda," jelas Sampir Andrean Sukoco.
Para mahasiswa dijadwalkan akan melaksanakan program pengabdian secara intensif selama bulan Juli hingga Agustus 2026. Berdasarkan dokumen rencana kerja, delapan program (project) strategis yang akan dijalankan diklasifikasikan ke dalam dua kategori utama:
Master Project (Mengeruda Bangkit)
Program utama ini berfokus pada pemetaan, pelestarian, dan penguatan identitas desa, yang meliputi:
1. Peta Mengeruda
2. Wajah Mengeruda
3. Suara Mengeruda
4. Jiwa Mengeruda
5. Lestari Mengeruda
Side Project (Mengeruda Bangkit)
Program pendukung ini menyasar pada pendekatan sosial dan pemberdayaan masyarakat dari berbagai rentang usia, yang meliputi:
6. Teras Cilik
7. Teras Nene-Opa
8. Teras Merdeka
Melalui implementasi kedelapan proyek tersebut, kolaborasi mahasiswa KKN 3T ini diharapkan mampu berakselerasi dengan masyarakat setempat untuk memberikan dampak positif yang nyata, serta mewujudkan cita-cita kebangkitan Desa Mengeruda.