STIA Pembangunan Teken MoU dengan Bawaslu Jember, Dorong Mahasiswa Awasi Pemilu Partisipatif

STIA Pembangunan Teken MoU dengan Bawaslu Jember, Dorong Mahasiswa Awasi Pemilu Partisipatif

Jumat, 19 Jun 2026, 08:36:03 WIB - 46 Hit

Stiapembangunanjember.ac.id - Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Jember terus memperluas sinergi kelembagaannya. Kali ini, STIA Pembangunan resmi menjalin kerja sama strategis dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Jember.
Langkah konkret ini diawali dengan prosesi penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan penyerahan cenderamata antara kedua belah pihak. Acara penandatanganan tersebut dirangkai langsung dengan kegiatan Kuliah Tamu yang diselenggarakan pada Kamis, 18 Juni 2026.
Bertempat di Aula Surachmad STIA Pembangunan Jember, acara yang diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Publik STIA Pembangunan Jember ini mengangkat tema yang sangat relevan dengan dinamika politik saat ini, yakni "Peran Generasi Muda dalam Penguatan Demokrasi dan Pengawasan Partisipatif untuk Mewujudkan Pemilu Berintegritas".
Ketua STIA Pembangunan Jember, Dr. Asmuni, S.Sos., M.AP., dalam sambutannya menegaskan bahwa kolaborasi dengan Bawaslu merupakan langkah penting untuk mengedukasi mahasiswa agar tidak hanya pasif di dalam kelas, melainkan ikut andil dalam mengawal proses demokrasi di daerah.
"Ini adalah wujud nyata dari komitmen STIA Pembangunan dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi. Kami ingin mahasiswa kami, khususnya dari Himpunan Mahasiswa Publik, menjadi garda terdepan sebagai pengawas partisipatif yang cerdas dan kritis demi memastikan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas," ujar Dr. Asmuni.


Usai penandatanganan MoU, kegiatan yang dimulai pada pukul 18.00 WIB ini dilanjutkan dengan pemaparan materi inti. Bawaslu Kabupaten Jember hadir langsung memberikan pencerahan kepada para mahasiswa mengenai "Konsep Demokrasi" dan urgensi pengawasan pemilu.
Dalam pemaparannya, Ketua Bawaslu Kabupaten Jember Sanda Aditya Pradana menekankan bahwa generasi muda, khususnya mahasiswa, memiliki posisi tawar dan pengaruh yang sangat kuat dalam mencegah terjadinya pelanggaran pemilu.
"Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri dalam mengawasi seluruh tahapan pemilu. Kami sangat membutuhkan energi, idealisme, dan keberanian dari teman-teman mahasiswa STIA Pembangunan." tegas Ketua Bawaslu Kabupaten Jember di hadapan puluhan peserta. 
Menurutnya, keterlibatan aktif generasi muda dalam pengawasan partisipatif adalah kunci utama untuk menutup ruang gerak kecurangan dan mewujudkan pemimpin yang benar-benar lahir dari proses yang berintegritas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa STIA Pembangunan Jember semakin melek politik dan siap mengaplikasikan ilmu administrasinya untuk berkontribusi langsung dalam menyukseskan pesta demokrasi di Kabupaten Jember.(*)